Minggu, 04 November 2012

RUMAH PINTAR.JPG .

.     Rumah ini akan menjadi Megah dan berfungsi... serta berwibawa......
Dengan keterlibatan semua warga
Mandau dimanapun berada, termasuk Anda.
"Apa yang telah rekan-rekan atau putra-putri
Mandau perbuat untuk daerah kelahiranmu ...? Inilah saatnya.....untuk berpartisipasi
Negara dan Bangsa kita Indonesia di karuniai berlimpah sumber daya alam yang bisa diteliti, dikelola dan dikembangkan hingga menjadi manfaat bagi kehidupan. Minat generasi muda dan masyarakat pada umumnya terhadap pendidikan dan ilmu pengetahuan dirasa masih sangat perlu ditingkatkan.
Salah satu cara menambah ilmu pengetahuan adalah dengan Membaca. Dengan membaca akan muncul pemikiran-pemikiran unggul yang produktif. Karena itulah keberadaan RUMAH PINTA
R MANDAU tempat disediakannya buku-buku dan kegiatan belajar dapat menjadi pemicu tumbuh kembangnya budaya membaca dan berkarya.
Indonesia termasuk bangsa berseni budaya peradaban tinggi. Tetapi, jika ukurannya baca tulis dan buku, kita masih harus mengejar ketinggalan.
Minat baca yang lemah itu kini mendapat saingan kuat dari
budaya nonton ( pasif).
dapat memberi gambaran perihal ketinggalan kita dalam minat baca serta jumlah jaringan penyangganya. Kita semua tahu dan yakin, buta aksara dan rendahnya kebiasaan baca tulis adalah penghambat kemajuan.
Baca tulis adalah kunci
yang menentukan perkembangan dan kemajuan peradaban dan budaya. Tuntutan itu merupakan syarat mutlak untuk abad teknologi, ilmu pengetahuan serta peri kehidupan global dewasa ini Atas dasar itulah, berdirinya RUMAH PINTAR MANDAU , sebuah tempat yang menjadi sarana yang representative untuk membaca dan mengembangkan ilmu, pengetahuan dan ketrampilan sebagi modal untuk membangun kehidupan sangat ditunggu, dirindukan dan diimpikan setiap saat oleh masyarakat Indonesia di daerah-daerah dan warga Mandau khususnya.Di bangunnya RUMAH PINTAR MANDAUdiharapkan bisa mendorong lahir dan tumbuhnya generasi yang tangguh, cerdas, bertakwa, berbudaya unggul dalam membangun lingkungan yang maju dan berkembang baik.
Sebuah lingkungan kecil yang ideal pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap idealnya lingkungan global yang bermuara pada keharmonisan seluruh alam.



RUMAH PINTAR.JPG
Landasan Nilai :

1. Al Qur'an :
- QS Al Alaq Ayat 1 -5
1. Bacalah dengan menyebut nam Tuhan-mu yang menciptakan
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
3. Bacalah, dan Tuhan-mulah yang maha Pemurah
4. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam
5. Dia mengajarkan kepada manusai apa yang tidak diketahuinya

- QS Al - Ankabut Ayat 49
" Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata didalam dada orang-orang yang diberi ilmu."

-QS Al - Mujadallah Ayat 11
" Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yan berilmu
diantara kalian"

2. Al Hadist :

" Apabila anak Adam meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga yaitu Ilmu yang bermanfaat.............. ( HR . Muslim)
" "Menuntut Ilmu adalah wajib atas setiap muslim" ( HR.Imam Ibnu Majalh, Imam baihaqy dan Imam Ibnu Abdil bar, dalam Jami'bayanil Ilmi Wa fadhlih , Shahih)











RUMAH PINTAR.JPG

KEBIJAKSANAAN PEMERINTAH

1. Gerakan gemar membaca yang dikembangkan pemerintah bermitra dengan
    SIKIB ( Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) untuk program pengembangan Rumah  
    Pintar di seluruh tanah Air.

2.Peningkatan Mutu Pendidikan masyarakat dengan gerakan sekolah gratis, yang dilakukan oleh
    seluruh Pemerintah Daerah

3. Pengembangan pendidikan dan ketrampilan melalui pengembangan sekolah kejuruan



Oleh karena itu kami menunggu partisipasi anda-anda semua untuk kemajuan kota tercinta mandau . Hubungi kami
















RUMAH PINTAR.JPG
Tema :

" BUDAYA UNGGUL HARUS JADI IDENTITAS KITA"

TUJUAN :

1. Memfasilitasi pengembangan kwalitas pendidikan masyarakat Ma
ndau dengan menyediakan
    buku-buku dan perlengkapan ketrampilan lainnya.

2. Terwujudnya masyarakat yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan,
     ketrampilan dan budaya unggul.

3. Terbangunnya masyarakat yang mampu membangun semangat menggali, memperdalam
    dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan budaya

4. Meningkatkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan
    saat ini.

5. Terbangunnya masyarakat yang tangguh, produktif dan unggul dalam segala bidang untuk
    mengisi perkembangan peradaban jaman.

6.Membantu program pemerintah dalam meningkatkan kwalitas hidup masyarakat melalui
    pemberantasan buta huruf, lemahnya lifeskills dan penguasaan information &
   communication Technology.






RUMAH PINTAR.JPG

SASARAN PROGRAM RUMAH PINTAR

1. Seluruh TK, SD, SMP, SMU di kabupaten Magetan

2. Pemuda-Pemudi ( generasi muda ) Magetan

3. Masyarakat sekabupaten Magetan dan sekitarnya secara keseluruhan

4. Wisatawan domestik ataupun mancanegara untuk wisata pendidikan

5. Dan sebagainya



















RUMAH PINTAR.JPG
Kebutuhan prasarana

1. Partisi penyekat ruangan dari bambu
2. Rak display buku 5 unit
3. Lemari penyimpanan buku 2 unit
4. Meja baca 1 unit ukuran 300 x 90 x 50 cm
5. Karpet 2 lembar 3 x 20 m
6. Buku 1000-3000 judul dengan berbagai topic education
7. Kartu peminjaman
8. Alat permainan/peraga edukatif dan alat ketrampilan
9. Kontainer Plastic 20 Buah
10. Keranjang palstik 10 buah
11. Papan Tulis " White Board" ukuran 120 x 200m
12. Alat Tulis
13. Komputer sekretariat 1 set
14. Komputer program pendidikan/pelatihan 5 unit
15. TV 29 " 1 Unit
16. DVD Player 1 Unit
17. Wearless / tape recorder 1 unit
18. Kebutuhan lainnya menyusul
RUMAH PINTAR.JPG


BANGUNAN



- Beralamat                 di Jl.

-
Ukuran                            : Panjang 20 Meter Lebar 15 M ( 300 M2)

-
Status Bangunan      : Pinjam Pakai

                                                - Atap bangunan : Seperti gambar
                                                - Alas : ubin/kayu/karpet ( disesuaikan ruangannya)
                                                - Ruang Pentas berupa Mini Stage
                                                - Parkir : Di basement belakang bangunan
                                                - Partisi penyekat ruangan (7 ruang) dari bambu








RUMAH PINTAR.JPG
Details ruangan
Ruangan terdiri dari 7 (tujuh) ruang.
Pekarangan berupa apotik hidup dan taman bunga

1. Ruang BUKU " Banker ilmu" Pustaka Mandau :
     Ruang utama tempat belajar, membaca, menulis, dialog, menonon film edukatif dan
     pengembangan karya tulis dll
2. RUANG KOMPUTER :
     Tempat sarana belajar/pengembangan pendidikan, ketrampilan, pengetahuan tehnologi/
     informasi komputer dll
3. RUANG KESENIAN & KETRAMPILAN "
     Tempat penembangan kesenian dan ketrampilan dll
4. RUANGAN BOGA:
     Tempat wisata kuliner, makanan khas Magetan dll
5.
RUANG MULTI MEDIA '"Studi Radio"
     Sebagai sarana komunikasi edukasi dengan masyarakat Mandau pinggir dan sekitarnya
6. RUANG /PANGGUNG/PENTAS
     Tempat menampilkan berbagai prestasi ( kesenian, ketrampilan/edukatif lainnya) yang telah
     dikembangkan oleh Rumah Pintar Magetan
7. RUANG KANTOR SEKRETARIAT








RUMAH PINTAR.JPG
SUMBER DANA


Dana pembangunan RUMAH PINTAR MANDAU ini diharapkan berasal dari perusahaan yang berproduksi dikota mandau ini tokoh2 masyarakat Mandau maupun tokoh2 masyarakat Mandau yang berada di perantauan.Juga diharapkan datang dari dermawan, sukarelawan, donatur baik lembaga resmi ataupun perorangan, putra-putri Mandau, seluruh masyarakat Mandau dimanapun berada yang peduli dan ikut sertamemiliki , menaruh perhatian pada pengembangan ilmu pengetahuan, ketrampilan dan budaya dan sebagainya. Dengan didasari tulus Ikhlas.... semata-mata karena Yang Maha Kuasa.

Jumat, 03 Agustus 2012

ramdhan fair REMASI DURI-RIAU

Berdasarkan hasil rapat pengurus REMASI bersama ketua PANITIA RAMDHAN MASJID IHSAN DURI yang berlangsung selama 2 hari terhitung dari hari Kamis, 11/12 AGUSTUS 2012  ada beberapa hal yang perlu disampaikan antara lain :
1.      Formulir dapat di minta kepada panitia yang telah ditetapkan dengan mengkonfirmasi kepada Ketua Panitia (Ketupat) : (0853 7601 6463), HUMAS : (0852 7823 0303).untuk mendapatkan formulir Kompetisi Ramadhan 1433 H.
2.      Kuota 80 peserta dengan masing-masing LOMBA MABIT [pesantren kilat] peserta.
3.      80 Peserta masing-masing lomba berpeluang mendapatkan Piagam Penghargaan.    
4.      Panitia akan memilih 4 adzan terbaik yang telah dipilih oleh panitia pelaksana ramadhan fair masing-masing peserta diwajibkan memilih satu ADZAN yang ada tampilkan
5.      Seluruh Remaja, Pemuda, Mahasiswa, dan Masyarakat berpeluang untuk mengikuti lomba ADZAN  Kompetisi Ramadhan 1433 H.
6.    Panitia akan menutup pendaftaran Kompetisi Ramadhan 1433 H sebelum tanggal 10agustus  2012
7.      Setiap ada pertanyaan dari peserta pasti akan panitia jawab, maka apabila di E-Mail anda ada jawaban dari panitia Kompetisi Ramadhan 1433 H dengan perkataan “TERIMA KASIH ATAS PENGIRIMANNYA” berarti panitia masih menerima pendaftaran. Dan apabila jawaban dari panitia Kompetisi Ramadhan 1433 H dengan perkataan “PENDAFTARAN TELAH KAMI TUTUP” berarti panitia sudah tidak menerima pendaftaran.
8.      Apabilah ada hal-hal yang belum di mengerti dapat dipertanyakan kepada panitia kompetisi Ramadhan 1433 H via Handphon, dan E-Mail.
Demikian pengumuman ini panitia sampaikan. Terima Kasih.

Kamis, 19 Juli 2012

Blog Anak Minang: Drama Jo Pitaruah Minang

Blog Anak Minang: Drama Jo Pitaruah Minang: Drama Minang - Bujang Sambilan Download Drama Minang - Kisah Mak Adang Download Pitaruah Ayah Full Download Pitaruah Ayah ...

Selasa, 17 Juli 2012


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

ucapan ramdhan'''

Bila canda membuat tertawa
Hati bahagia wajah ceria
Maaf dipinta segala dosa
Sambut gembira puasa mulia
Selamat menjalankan ibadah Ramadhan

Mencuci tangan di pinggir telaga, Pohon serumpun indah di tepiannya, Bulan suci Ramadhan hampirlah tiba, Mohon ampun maaf di pinta.

Embun suci di pagi hari, hati yg bersih ‘kan lahir kembali. Bulan ramadhan t’lah menanti, bersihkan diri menghadap Ilahi.
Mohon maaf atas segala khilaf yang ada, selamat menunaikan ibadah puasa, semoga ibadah kita diterima Allah ta’ala.

Sangatlah cantik kain pelikat… Dipakai orang pergi ke pekan.. Puasa Ramadhan sudahlah dekat.. Salah & khilaf mohon dimaafkan..

jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya.
jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya.
jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya.

anak melayu mengail ikan, perahu berlabuh ditengah lautan.
sambil menunggu datangnya ramadhan, jari ku susun mohon ampunan.

Jika hati ini seringkali jengkel, Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri, Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam, Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki, Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI Raihlah JEMPOL dari Ilahy

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang e-mail ini.
Sebelum cahaya padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup,
Sebelum Ramadhan datang, saya mohon maaf lahir dan bathin

gersang bumi tanpa hujan
gersang akal tanpa ilmu
gersang hati tanpa iman
gersang jiwa tanpa amal
marhaban ya ramadhan…

Seiring terbenam mentari di akhir Sya’ban
tibalah kini bulan Ramadhan
Pesan ini sebagai ganti jabat tangan
tuk memohonkan maaf dari kekhilafan
Marhaban yaa Ramadhan

Marhaban yaa Ramadhan,
pucuk selasih bertunas menjulang,
dahannya patah tolong betulkan,
puasa Ramadhan kembali menjelang,
salah dan khilaf mohon dimaafkan.
Selamat Menunaikan Ibadah puasa

Perkataan paling berbobot adlh “ALLAH”
Lagu termerdu adlh “ADZAN”
Buku terbaik adlh “AL QUR’AN”
Senam paling sehat adlh “SHALAT”
Kebersihan paling menyegarkan adlh “WUDHU”
Perjalanan terindah adlh “HAJI”
Khayalan paling mengesankan adlh ingat akan “DOSA”
Diet paling sempurna adlh “PUASA”
Selamat merengkuh berkah Ramadhan

Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari,
ucapkan salam setulus hati, selamat menyambut bulan yang suci.


Maaf pulsa amal anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ke surga, untuk itu isilah segera pulsa amal anda di bulan puasa ini. Met ramadhan…

Kembang melati sungguh indah,
Di tengah halaman jadi hiasan.
Harum ramadhan tercium sudah,
Salah dan khilaf mohon dimaafkan.

Anak melayu mengail ikan,
perahu berlabuh ditengah lautan.
Sambil menunggu datangnya ramadhan,
jari kususun mohon ampunan.

Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh.
Jika hati seputih awan, jangan biarkan ia mendung.
Jika hati seindah bulan, bingkailah ia dengan iman.
Mohon kemaafan agar ramadhan ini penuh keikhlasan.

Moga Allah jadikan subuhmu ceria,
dhuhurmu bahagia,
asarmu terpelihara,
maghribmu bermakna
dan isyakmu memberi keberkahan selamanya.
Moga doamu tidak ditolak, rezekimu diluaskan
dan dibuka pintu syurga yang tiada tandingan.
Selamat mengisi bulan Ramadhan.

marhaban ya ramadhan
selamat datang bulan suci
namamu senantiasa di hati
kedatanganmu selalu dinanti
fadhilah & ganjaranmu ramai dicari
ibadahmu diberkati
dan kepergianmu pun ditangisi
selamat menggapai ridha ilahi

Segagah apapun diri,
bukanlah pahlawan jika nafsu tak dapat dilawan.
Setinggi apapun derajat,
bukanlah mulia jika tak ada iman di dada.
Setinggi langitpun ilmu,
bukanlah bijaksana jika tak diamal dan diguna.
Sealim apapun akhlak,
bukanlah ulama jika takabur dan riyak.
Selamat menyambut Ramadhan

Dalam kesakitan teruji kesabaran
Dalam perjuangan teruji keikhlasan
Dalam ukhuwah teruji ketulusan
Dalam tawakkal teruji keyakinan
Hidup ini amat indah jika Allah menjadi tujuan

Sabtu, 07 Juli 2012

Minang Kabau

1000 Pepatah Petitih Minangkabau

SEKAPUR SIRIH Disusun jari nan sapuluah, ditakuakan kapalo nan satu dihujamkan lutuik nan duo. Kapado ALLAH Ampun dimintak, sambah dianta dipuhunkan, kapado Panghulu Pamangku Adat, bilo maulana jo tuanku, Nan manjunjuang soko dalam adat, sarato imam dengan khatib. Nan mudo pambimbiang dunia Bundo kanduang samo didalam. Ujuik kato buah rundiagan, sakiro paham dikahandaki bahubuang jo maso nan ditampuah, musim nan tumbuah iko kini, syariat ado bahakikat, lahia kulik manganduang isi. Dilua nan tampak nyato, didalam kanduangan ulemu, tiliak nyato paham mamanjek, dijauah hari simpanan kito. Kalau dipiliah jo ihktiar, jikok aka dijalankan, jo tanang budi marangkak, kateh nyato taambun jantan, kabawah jaleh takasiak bulan. Sampai tabagi dek ulemu, lahia manjadi buah ama, dek enggeran soko nan tatagak, Malangkah diujuang padang, basilek dipangka karieh, kato salalu baumpamo, rundiang nan banyak bakiasan. Dalam kulik pandanglah isi, dinan lahia bathin tabayang. Kulik manieh ditimpo bathin, bathin ditimpo galo-galo, dalam lahia manganduang bathin, dalam bathin bahakikat pulo. Rumah gadang bari bapintu, nak tarang jalan kahalaman, jokok dikumpa saleba kuku, kalau dikambang saleba alam, Talago adat nan indak kariang, sapayah payah manimbo, walau dalam musim kamarau, mailia taruih aia nan janiah . Latiak latiak tabang ka pinang, jatuah kapangka salironyo aia satitiak dalam pinang, sinan bamain ikan rayo. Didorong dek kandak bana, dielo dek cinto hati, mangingek papatah dalam adat, bakarih sikati muno, patah lai basimpai alun, ratak sabuah jadi tuah. Jokok dibukak pusako lamo, dibangkik tareh nan tarandam , lah banyak ragi nan barubah. Seni budaya tanah aia, lapuak dizaman panjajahan, kinilah jadi buah pikia, sadang didalam panggalian. Lapuak lapuak dikanjangi, usang usang dibarui. Mamandang gujalo zaman, edaran maso putaran zaman , lah lanyap zaman panjajahan, lah patuik disalam nan tabanam. Ambo nan bukan cadiak pandai, ulemu di TUHAN tasimpannyo, kok senteng tolonglah bilai, tandonyo kito sa-undiko. Ampun sagalo niniak mamak, nan gadang basa batuah, kok tasalah maaf pabanyak, nan Qadim hanyo sifat ALLAH. PENDAHULUAN Dengan nama ALLAH Swt. Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, serta Taufiq dan Hidayah – NYA, telah mengerakan hati saya untuk menyusun buku kecil ini dengan menghimpun 1000 buah pepatah-petitih, mamang, bidal pantun dan gurindam Minang Kabau. Hal ini didorong oleh rasa cinta kepada Kebudayaan/Adat Minang Kabau yang merupakan ke-Bhinnekaan dari Kebudayaan Nasional Indonesia, serta menyadari bahwa Adat Minang Kabau adalah merupakan pengetahuan yang mengandung arti dan ajaran yang mencangkupi setiap aspek kehidupan dalam masyarakat adalah tersimpan dalam bentuk pepatah-petitih, mamang, bidal pantun dan gurindam. Dalam pepatah-ptitih, mamang, bidal pantun dan gurindam itulah tersimpan mutiara-mutiara dan kaedah-kaedah yang tinggi nilainya untuk kepentingan hidup bergaul dalam masyarakat. Diaman kalimat demi kalimat yang disusun, diucapkan dengan kata-kata kiasan ( indirek ), yang juga merupakan kesukaran untuk memahami arti dan tujuannya tanpa membaca arti yang tersirat didalamnya. 1000 buah pepatah-petitih yang kita himpun ini adalah sebahagian kecil dari 500.000 pepatah-petitih, mamang, bidal, pantun di Minang Kabau, yang pernah dipelajari oleh seorang pelancong dari negri Cina yang namanya ITSING 455 th. SM, yang datang ke negri Saruaso dan Pariangan Padang Panjang sekarang (Keterang Alm. Dt Batuah tj,. Barulak Batusangkar dan Dt Tumbijo Dirajo Batipuah) Semoga usaha saya ini akan mengetuk hati putra Minangkabau (Sumbar) untuk mengali dan menghimpun 499.000 lagi dari pepatah-petitih Minang Kabau yang sekarang masih tersimpan dalam Tambo Adat Minamg Kabau atau para ahli Adatnya. Dan kemudian dapat disumbangkan dalam membangun dan memperkaya Kebudayaan Nasional Indonesia yang kita cintai. Saya mengaharapkan perbaikan disana sini kalau kiranya ditemui kekhilafan dalam mengartikannya, begitupun dalam menyusun kalimat demi kalimat, dan kemudian kepada ALLAH yang Alim jua saya berserah diri. Pepatah Petitih Minangkabau 001 – 100 Pepatah Petitih Minangkabau 101 – 200 Pepatah Petitih Minangkabau 201 – 300 Pepatah Petitih Minangkabau 301 – 400 Pepatah Petitih Minangkabau 401 – 500 Pepatah Petitih Minangkabau 501 – 600

MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com

Asal Usul Masyarakat Minangkabau

Asal Usul Masyarakat Minang Kabau

 

MINANGKABAU DALAM SEJARAH DAN TAMBO
1. Asal usul manusia Minangkabau
Kata Minangkabau mengandung banyak pengertian. Minangkabau dipahamkan sebagai sebuah kawasan budaya, di mana penduduk dan masyarakatnya menganut budaya Minangkabau. Kawasan budaya Minangkabau mempunyai daerah yang luas. Batasan untuk kawasan budaya tidak dibatasi oleh batasan sebuah propinsi. Berarti kawasan budaya Minangkabau berbeda dengan kawasan administratif Sumatera Barat.
Minangkabau dipahamkan pula sebagai sebuah nama dari sebuah suku bangsa, suku Minangkabau. Mempunyai daerah sendiri, bahasa sendiri dan penduduk sendiri.

Minangkabau dipahamkan juga sebagai sebuah nama kerajaan masa lalu, Kerajaan Minangkabau yang berpusat di Pagaruyung. Sering disebut juga kerajaan Pagaruyung, yang mempunyai masa pemerintahan yang cukup lama, dan bahkan telah mengirim utusan-utusannya sampai ke negeri Cina. Banyaknya pengertian yang dikandung kata Minangkabau, maka tidak mungkin melihat Minangkabau dari satu pemahaman saja.
Membicarakan Minangkabau secara umum mendalami sebuah suku bangsa dengan latar belakang sejarah, adat, budaya, agama, dan segala aspek kehidupan masyarakatnya. Mengingat hal seperti itu, ada dua sumber yang dapat dijadikan rujukan dalam mengkaji Minangkabau, yaitu sumber dari sejarah dan sumber dari tambo. Kedua sumber ini sama penting, walaupun di sana sini, pada keduanya ditemui kelebihan dan kekurangan, namun dapat pula saling melengkapi.
Menelusuri sejarah tentang Minangkabau, sebagai satu cabang dari ilmu pengetahuan, maka mesti didasarkan bukti-bukti yang jelas dan otentik. Dapat berupa peninggalan-peninggalan masa lalu, prasasti-prasasti, batu tagak (menhir), batu bersurat, naskah-naskah dan catatan tertulis lainnya. Dalam hal ini, ternyata bukti sejarah lokal Minangkabau termasuk sedikit.
Banyak catatan dibuat oleh pemerintahan Hindia Belanda (Nederlandsche Indie), tentang Minaangkabau atau Sumatera West Kunde, yang amat memerlukan kejelian di dalam meneliti. Hal ini disebabkan, catatan-catatan dimaksud dibuat untuk kepentingan pemerintahan Belanda, atau keperluan dagang oleh Maatschappij Koningkliyke VOC.
Tambo atau uraian mengenai asal usul orang Minangkabau dan menerakan hukum-hukum adatnya, termasuk sumber yang mulai langka di wilayah Minangkabau sekarang. Sungguhpun, penelusuran tambo sulit untuk dicarikan rujukan seperti sejarah, namun apa yang disebut dalam tambo masih dapat dibuktikan ada dan bertemu di dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.
Tambo diyakini oleh orang Minangkabau sebagai peninggalan orang-orang tua. Bagi orang Minangkabau, tambo dianggap sebagai sejarah kaum. Walaupun, di dalam catatan dan penulisan sejarah sangat diperhatikan penanggalan atau tarikh dari sebuah peristiwa, serta di mana kejadian, bagaimana terjadinya, bila masanya, dan siapa pelakunya, menjadikan penulisan sejarah otentik. Sementara tambo tidak terlalu mengutamakan penanggalan, akan tetapi menilik kepada peristiwanya. Tambo lebih bersifat sebuah kisah, sesuatu yang pernah terjadi dan berlaku.
Tentu saja, bila kita mempelajari tambo kemudian mencoba mencari rujukannya sebagaimana sejarah, kita akan mengalami kesulitan dan bahkan dapat membingungkan. Sebagai contoh; dalam tambo Minangkabau tidak ditemukan secara jelas nama Adhytiawarman, tetapi dalam sejarah nama itu adalah nama raja Minangkabau yang pertama berdasarkan bukti-bukti prasasti.
Dalam hal ini sebaiknya sikap kita tidak memihak, artinya kita tidak menyalahkan tambo atau sejarah. Sejarah adalah sesuatu yang dipercaya berdasarkan bukti-bukti yang ada, sedangkan tambo adalah sesuatu yang diyakini berdasarkan ajaran-ajaran yang terus diturunkan kepada anak kemenakan.
Minangkabau menurut sejarah
Banyak ahli telah meniliti dan menulis tentang sejarah Minangkabau, dengan pendapat, analisa dan pandangan yang berbeda. Tetapi pada umumnya mereka membagi beberapa periode kesejarahan; Minangkabau zaman sebelum Masehi, zaman Minangkabau Timur dan zaman kerajaan Pagaruyung. Seperti yang ditulis MD Mansur dkk dalam Sejarah Minangkabau, bahwa zaman sejarah Minangkabau pada zaman sebelum Masehi dan pada zaman Minangkabau Timur hanya dua persen saja yang punya nilai sejarah, selebihnya adalah mitologi, cerita-cerita yang diyakini sebagai tambo.
Prof Slamet Mulyana dalam Kuntala, Swarnabhumi dan Sriwijaya mengatakan bahwa kerajaan Minangkabau itu sudah ada sejak abad pertama Masehi.
Kerajaan itu muncul silih berganti dengan nama yang berbeda-beda. Pada mulanya muncul kerjaan Kuntala dengan lokasi sekitar daerah Jambi pedalaman. Kerajaan ini hidup sampai abad ke empat. Kerajaan ini kemudian berganti dengan kerajaan Swarnabhumi pada abad ke lima sampai ke tujuh sebagai kelanjutan kerajaan sebelumnya. Setelah itu berganti dengan kerajaan Sriwijaya abad ke tujuh sampai 14.
Mengenai lokasi kerajaan ini belum terdapat kesamaan pendapat para ahli. Ada yang mengatakan sekitar Palembang sekarang, tetapi ada juga yang mengatakan antara Batang Batang Hari dan Batang Kampar. Candi Muara Takus merupakan peninggalan kerajaan Kuntala yang kemudian diperbaiki dan diperluas sampai masa kerajaan Sriwijaya. Setelah itu muncul kerajaan Malayapura (kerajaan Melayu) di daerah yang bernama Darmasyraya (daerah Sitiung dan sekitarnya sekarang). Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini kemudian dipindahkan oleh Adhytiawarman ke Pagaruyung. Sejak itulah kerajaan itu dikenal dengan kerajaan Pagaruyung.
Menurut Jean Drakar dari Monash University Australia mengatakan bahwa kerajaan Pagaruyung adalah kerajaan yang besar, setaraf dengan kerajaan Mataram dan kerajaan Melaka. Itu dibuktikannya dengan banyaknya negeri-negeri di Nusantara ini yang meminta raja ke Pagaruyung, seperti Deli, Siak, Negeri Sembilan dan negeri-negeri lainnya.
Minangkabau menurut tambo
Dalam bentuk lain, tambo menjelaskan pula tentang asal muasal orang Minangkabau. Tambo adalah satu-satunya keterangan mengenai sejarah Minangkabau. Bagi masyarakat Minangkabau, tambo mempunyai arti penting, karena di dalamtambo terdapat dua hal; (1) Tambo alam, suatu kisah yang menerangkan asal usul orang Minangkabau semenjak raja pertama datang sampai kepada masa kejayaan kerajaan Pagaruyung. (2) Tambo adat, uraian tentang hukum-hukum adat Minangkabau. Dari sumber inilah hukum-hukum, aturan-aturan adat, dan juga berawalnya sistem matrilineal dikembangkan.
Di dalam Tambo alam diterangkan bahwa raja pertama yang datang ke Minangkabau bernama Suri Maharajo Dirajo. Anak bungsu dari Iskandar Zulkarnain. Sedangkan dua saudaranya, Sultan Maharaja Alif menjadi raja di benua Rum dan Sultan Maharajo Dipang menjadi raja di benua Cina. Secara tersirat tambo telah menempatkan kerajaan Minangkabau setaraf dengan kerajaan di benua Eropa dan Cina. Suri Maharajo Dirajo datang ke Minangkabau ini, di dalam Tambo disebut pulau paco lengkap dengan pengiring yang yang disebut; Kucing Siam, Harimau Campo, Anjiang Mualim, Kambiang Hutan.
Masing-masing nama itu kemudian dijadikan “lambang” dari setiap luhak di Minangkabau. Kucing Siam untuk lambang luhak Tanah Data, Harimau Campo untuk lambang luhak Agam dan Kambiang hutan untuk lambang luhak Limo Puluah. Suri Maharajo Dirajo mempunya seorang penasehat ahli yang bernama Cati Bilang Pandai.
Suri Maharajo Dirajo meninggalkan seorang putra bernama Sutan Maharajo Basa yang kemudian dikenal dengan Datuk Katumanggungan pendiri sistem kelarasan Koto Piliang. Puti Indo Jalito, isteri Suri Maharajo Dirajo sepeninggalnya kawin dengan Cati Bilang Pandai dan melahirkan tiga orang anak, Sutan Balun, Sutan Bakilap Alam dan Puti Jamilan. Sutan Balun kemudian dikenal dengan gelar Datuk Perpatih Nan Sabatang pendiri kelarasan Bodi Caniago.
Datuk Katumanggungan meneruskan pemerintahannya berpusat di Pariangan Padang Panjang kemudian mengalihkannya ke Bungo Sitangkai di Sungai Tarab sekarang, dan menguasai daerah sampai ke Bukit Batu Patah dan terus ke Pagaruyung.
Maka urutan kerajaan di dalam Tambo Alam Minangkabau adalah;
(1) Kerajaan Pasumayan Koto Batu,
(2) Kerajaan Pariangan Padang Panjang
(3) Kerajaan Dusun Tuo yang dibangun oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang
(4) Kerajaan Bungo Sitangkai
(5) Kerajaan Bukit Batu Patah dan terakhir
(6) Kerajaan Pagaruyung.
Menurut Tambo Minangkabau, kerajaan yang satu adalah kelanjutan dari kerajaan sebelumnya. Karena itu, setelah adanya kerajaan Pagaruyung, semuanya melebur diri menjadi kawasan kerajaan Pagaruyung.
Kerajaan Dusun Tuo yang didirikan oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang, karena terjadi perselisihan paham antara Datuk Ketumanggungan dengan Datuk Perpatih nan Sabatang, maka kerajaan itu tidak diteruskan, sehingga hanya ada satu kerajaan saja yaitu kerajaan Pagaruyung. Perbedaan paham antara kedua kakak beradik satu ibu ini yang menjadikan sistem pemerintahan dan kemasyarakatan Minangkabau dibagi atas dua kelarasan, Koto Piliang dan Bodi Caniago.
Dari uraian tambo dapat dilihat, bahwa awal dari sistem matrilineal telah dimulai sejak awal, yaitu dari “induknya” Puti Indo Jalito. Dari Puti Indo Jalito inilah yang melahirkan Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih Nan Sabatang. Namun, apa yang diuraikan setiap tambo punya berbagai variasi, karena setiap nagari punya tambo.
Dr. Edward Jamaris yang membuat disertasinya tentang tambo, sangat sulit menenyukan pilihan. Untuyk keperluan itu, dia harus memilih salah satu tambo dari 64 buah tambo yang diselidikinya. Namun pada umumnya tambo menguraikan tentang asal usul orang Minangkabau sampai terbentuknya kerajaan Pagaruyung.
Asal kata Minangkabau
Kata Minangkabau mempunyai banyak arti. Merujuk kepada penelitian kesejarahan, beberapa ilmuan telah mengemukakan pendapatnya tentang asal kata Minangkabau.
a. Purbacaraka (dalam buku Riwayat Indonesia I) Minangkabau berasal dari kata Minanga Kabawa atau Minanga Tamwan yang maksudnya adalah daerah-daerah disekitar pertemuan dua sungai; Kampar Kiri dan Kampar Kanan. Hal ini dikaitkannya dengan adanya candi Muara Takus yang didirikan abad ke 12.
b. Van der Tuuk mengatakan kata Minangkabau berasal dari kata Phinang Khabu yang artinya tanah asal.
c. Sutan Mhd Zain mengatakan kata Minangkabau berasal dari Binanga Kamvar maksudnya muara Batang Kampar.
d. M.Hussein Naimar mengatakan kata Minangkabau berasal dari kata Menon Khabu yang artinya tanah pangkal, tanah yang mulya.
e. Slamet Mulyana mengatakan kata Minangkabau berasal dari kata Minang Kabau. Artinya, daerah-daerah yang berada disekitar pinggiran sungai-sungai yang ditumbuhi batang kabau (jengkol).
Dari berbagai pendapat itu dapat disimpulkan bahwa Minangkabau itu adalah suatu wilayah yang berada di sekitar muara sungai yang didiami oleh orang Minangkabau.
Namun dari Tambo, kata Minangkabau berasal dari kata Manang Kabau. Menang dalam adu kerbau antara kerbau yang dibawa oleh tentara Majapahit dari Jawa dengan kerbau orang Minang.
Wilayah asal Minangkabau
Membicarakan tentang wilayah Minangkabau, seperti yang dijelaskan di atas, harus dilihat dalam dua pengertian yang masing-masingnya berbeda;
1. Pengertian budaya
2. Pengertian geografis
Dalam pengertian budaya, wilayah Minangkabau itu itu adalah suatu wilayah yang didukung oleh suatu masyarakat yang kompleks, yang bersatu bersamaan persamaan asal usul, adat, dan falsafah hidup.
Menurut tambo, wilayah Minangkabau disebutkan saedaran gunuang Marapi, salareh batang Bangkaweh, sajak Sikilang Aie Bangih, lalu ka gunuang Mahalintang, sampai ka Rokan Pandalian, sajak di Pintu Rayo Hilie, sampai Si Alang Balantak Basi, sajak Durian Ditakuak Rajo, lalu ka Taratak Aie Hitam, sampai ka Ombak Nan Badabua.
Mengenai batas-batas yang disebutkan di atas, berbagai penafsiran terjadi. Ada yang mengatakan bahwa batas-batas itu adalah simbol-simbol saja tetapi wilayah itu tidak ada yang jelas dan tepat, tetapi ada juga yang berpendapat bahwa batas-batas itu adalah benar dan nagari-nagari yang disebutkan itu ada sampai sekarang. Dalam hal ini tentu kita tidak perlu melihat perbedaan-perbedaan pendapat tersebut, karena kedua-dua pendapat itu ada benarnya.
Dalam pengertian geografis, wilayah Minangkabau terbagi atas wilayah inti yang disebut darek dan wilayah perkembangannya yang disebut rantau dan pesisir.
a. Darek
Daerah dataran tinggi di antara pegunungan Bukit Barisan; di sekitar gunung Singgalan, sekitar gunung Tandikek, sekitar gunung Merapi dan sekitar gunung Sago.
Daerah darek ini dibagi dalam tiga luhak;
(1) Luhak Tanah Data sebagai luhak nan tuo, buminyo nyaman, aienyo janiah ikannyo banyak,
(2) Luhak Agam sebagai luhak nan tangah, buminyo anegk, aienyo karuah, ikannyo lia,
(3) dan Luhak Limo Puluah Koto sebagai luhak nan bongsu, buminyo sajuak, aienyo janiah, ikannyo jinak.
Nagari-nagari yang termasuk ke dalam luhak Tanah Data adalah; Pagaruyung, Sungai tarab, Limo Kaum, Sungayang, Saruaso, Sumanik, Padang Gantiang, Batusangka, Batipuh 10 koto, Lintau Buo, Sumpur Kuduih, Duo puluah koto, Koto Nan Sambilan, Kubuang Tigobaleh, Koto Tujuah, Supayang, Alahan Panjang, Ranah Sungai Pagu.
Nagari-nagari yang termasuk ke dalam luhak Agam adalah; Agam tuo, Tujuah lurah salapan koto, Maninjau, Lawang, Matua, Ampek Koto, Anam Koto, Bonjol, Kumpulan, Suliki.
Nagari-nagari yang termasuk ke dalam luhak Limo Puluah Koto adalah; luhak terdiri dari Buaiyan Sungai Balantik, Sarik Jambu Ijuak, Koto Tangah, Batuhampa, Durian gadang, Limbukan, Padang Karambie, Sicincin, Aur Kuniang, Tiakar, Payobasuang, Bukik Limbuku, Batu Balang Payokumbuah, Koto Nan Gadang (dari Simalanggang sampai Taram); ranah terdiri dari Gantiang, Koto Laweh, Sungai Rimbang, Tiakar, Balai Mansiro, Taeh Simalanggang, Piobang, Sungai Baringin, Gurun, Lubuk Batingkok, Tarantang, Selo Padang Laweh (Sajak dari Simalanggang sampai tebing Tinggi, Mungkar); lareh terdiri dari Gaduik, Tebing Tinggi, Sitanang, Muaro Lakin, Halaban, Ampalu, Surau, Labuah Gurun ( dari taram taruih ka Pauh Tinggi, Luhak 50, taruih ka Kuok, Bangkinang, Salo, Aie Tirih dan Rumbio)
b. Rantau.
Daerah pantai timur Sumatera. Ke utara luhak Agam; Pasaman, Lubuk Sikaping dan Rao. Ke selatan dan tenggara luhak Tanah Data; Solok Silayo, Muaro Paneh, Alahan Panjang, Muaro Labuah, Alam Surambi Sungai Pagu, Sawah lunto Sijunjung, sampai perbatasan Riau dan Jambi. Daerah ini disebut sebagai ikue rantau.
Kemudian rantau sepanjang iliran sungai sungai besar; Rokan, Siak, Tapung, Kampar, Kuantan/Indragiri dan Batang Hari.
Daerah ini disebut Minangkabau Timur yang terdiri dari;
a). Rantau 12 koto (sepanjang Batang Sangir); Nagari Cati nan Batigo (sepanjang Batang Hari sampai ke Batas Jambi), Siguntue (Sungai Dareh), Sitiuang, Koto Basa.
b). Rantau Nan Kurang Aso Duopuluah (rantau Kuantan)
c). Rantau Bandaro nan 44 (sekitar Sungai Tapuang dengan Batang Kampar)
d). Rantau Juduhan (rantau Y.D.Rajo Bungsu anak Rajo Pagaruyung; Koto Ubi, Koto Ilalang, Batu Tabaka)
e). NegeriSembilan
c. Pesisir. Daerah sepanjang pantai barat Sumatera.
Dari utara ke selatan; Meulaboh, Tapak Tuan, Singkil, Sibolga, Sikilang, Aie Bangih, Tiku, Pariaman, Padang, Bandar Sapuluah, terdiri dari; Air Haji, Balai Salasa, Sungai Tunu, Punggasan, Lakitan, Kambang, Ampiang Parak, Surantiah, Batang kapeh, Painan (Bungo Pasang), seterusnya Bayang nan Tujuah, Indrapura,Kerinci,Muko-muko,Bengkulu.

Selasa, 27 Maret 2012



Jumat, 16/03/2012 11:03 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan
Assalaamu'alaikum wr wb
Ust Andan yang saya hormati, beserta segenap kru eramuslim.com
saya ingin membangun rumah di atas tanah 6 x 14. Rumah minimalis yang kecil. Hanya 2 kamar saja. hingga biaya nya tidak terlalu besar.
Bagaimana tampilannya ? agar tetap murah namun juga tampil trendi seperti bangunan masa kini
demikian pertanyaannya, terimakasih sekali atas tanggapannya
waslkm. wr. wb.
Cecep

Jawaban

Assalaamu'alaikum wrwb
Pak Cecep dan netters eramuslim yang kami hormati, terimakasih atas kesetiaannya dan kunjungannya ke eramuslim. Dari Gontor Putri Ngawi sini saya sampaikan rasa terimakasih yang mendalam. Semoga silaturahi kita senantiasa dijaga oleh Allah.
Kemarin saya tiba di Solo. Dan kini tengah berkunjung ke pondokan si sulung. Alhamdulillah sudah tahun ke 4 disini. Dan alhamdulillah pula dengan segenap fasilitas yang ada saya dapat on line dengan jelas dan mudah.
Kini kita sapa Pak Cecep yang menginginkan rumah mungil. Untuk itu saya buat denahnya sederhana saja. 2 kamar tidur dengan ukuran 2,5 x 3 m sudah cukup untuk kebutuhan keluarga muda.
Ruang tengahnya 'blong' saja. Agar peletakan furniture mudah. dan juga dapur dapat diselipkan di belakang. Hingga ruang besar ini menjadi multifungsi. Mulai dari ruang tamu, r keluarga, r makan dan dapur.
Atapnya juga sederhana. Dengan 2 atap pelana besar dan pelana kecil. Hingga biaya konstruksi nya murah meriah. Namun tetap sedap dipandang mata karena ada undakan atap.
Teras depan menggunakan atap pet beton memanjang. Mulai dari teras hingga ke jendela kamar. Hal ini membuat kesan rumah menjadi lapang. Apalagi warna yang dominan adalah warna putih lembut. Semakin menambah kesan lebar.
Warna menyolok hanya ada pada dinding kamar. Bersama batu alam hitam bergaris menjadikan fasade rumah ini tampil trendi. Minimalis yang hemat biaya. Jadi murah meriah namun tetap cantik segar.
Demiikian ulasan disain kali ini. Semoga bermanfaat bagi anda para keluarga muda yang menginginkan rumah kecil mungil. Sebelum kita berpisah, mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Palestina. Bumi mereka kembali merana. Setelah perang angkara murka berkobar lagi.
Allahummanshur mujahidiina fi filistin. Ya Allah, berilah pertolongan kepada saudara kami di Palestina yang tengah berjuang. Ya Allah, berilah mereka keteguhan dan kesabaran. dan berilah kami kekuatan untuk membantu mereka.
Netters sekalian, sebentar lagi waktu jum'at tiba. Mari kita bersiap-siap untuk menunaikannya. Dan banyak berdoa karena saat-saat doa makbul akan tiba. Akhirul kalam,
Wassalaamu'alaikum wrwb

Sukses adalah Hak Saya: Bila Semuanya Gagal, Lalu Apa?

Prinsip Utama 20 : Tekun, mengerahkan segenap daya, dan masih gagal juga.
 Apa yang harus kita lakukan?
Apa yang kita lakukan jika telah berusaha dengan tekun, dan telah mengerahkan sepenuh tenaga, tetapi masih gagal? Dengan kata lain, bagaimana jika semuanya gagal? Saat gagal menimpa, meskipun lelah dan kecewa berat, jangan matikan energi kreatif Anda. Tetaplah berpikir kreatif.
Sempurnakan idea atau produk yang ada, atau hasilkan produk baru atau usaha baru yang mungkin belum terpikirkan.
Jangan terpaku pada karir dan ketrampilan yang dimiliki, yang terlalu lama bersandar pada lingkungan di mana kita dibesarkan atau selama ini bergulat. Kadangkala apabila seseorang gagal setelah berusaha dengan tabah dan mengerahkan sepenuh tenaga untuk sekian lama, mungkin tiba saatnya ia mengkaji kembali bidang yang digeluti dan menilai apakah ia mampu untuk mendapatkan apa yang diinginkannya di bidang tersebut.
Banyak cara untuk mencapai tujuan hidup. Sebagian lebih cepat atau lebih lambat daripada yang lain. Sebagian kurang berisiko tetapi lebih lambat daripada yang lain. Saran kami, janganlah terlalu kaku mengatakan bahwa Anda tidak bisa berubah. Saya sendiri, kerap berubah seiring dengan perkembangan input dan stimulasi kondisi di sekitar saya. Tanpa itu, bagaimana mungkin saya menyusun sebuah buku, memberi pencerahan bagi banyak orang?
Pernahkah Anda bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu ketika masih anak-anak saya masih ingat bagaimana banyak orang ragu akan produk-produk Jepang yang dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma jelek lainnya. Tapi sekarang, seakan-akan sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di dalam rumah kita. Ini tidak hanya berlaku di negara kita saja, tetapi bahkan di seluruh dunia.
Orang-orang Jepang tidak menciptakan mobil. Tidak juga kamera, kulkas, televisi, AC, mesin cuci, penghisap debu, film atau sistem perangkat audio berkualitas tinggi. Mereka tidak menciptakan banyak benda. Yang mereka lakukan hanyalah “meniru,” menyempurnakan dan memperbaiki barang yang sudah ada. Mereka menggunakan “kreativitas” untuk menyempurnakan barang yang sudah ada, dan lihatlah kesuksesan mereka sekarang.
Jika Anda menyadari bahwa Anda tidak berhasil mencapai tujuan Anda pada suatu pekerjaan di mana Anda telah dilatih untuk melakukannya, latihlah atau lengkapi diri Anda dengan pekerjaan yang memberi peluang meraih sukses dimasa depan dengan lebih baik. Janganlah menggantungkan diri Anda pada satu ketrampilan saja. Ingat, manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari keterampilan baru dan menerjuni bidang usaha lain. Jangan memercayai bahwa seseorang harus hidup dan mati dalam satu bidang saja. Jika orang lain dapat sukses, Anda juga bisa.
”Ketahuilah apa yang akan Anda lakukan, lakukanlah dan jangan menunda kembali. Jika Anda membuat kesalahan, buatlah kesalahan yang hebat. Seperti orang yang sampai di persimpangan jalan dan bertanya; arah manakah yang perlu saya tuju, arah sana atau sini? Pergi saja! Pilih satu arah dan pergilah. Unsur masa itu pasti ada. Segala sesuatu mempunyai waktu dan tempat yang wajar,” Gum Rutt.
Mereka Sepantasnya Berputus Asa
1. Albert Einstein dikatakan, “Bolot, tidak suka bergaul, dan senantiasa hanyut dalam khayalan bodohnya.”
2. Henry Ford pernah gagal dalam bisnis dan bangkrut sebanyak 5 kali.
3. Semasa kuliah, Louis Pasteur adalah seorang mahasiswa sederhana di mana dia mendapat peringkat nomor 15 dari 22 orang mahasiswa lain dalam mata kuliah kimia.
4. Guru Thomas Edison pernah mengatakan bawa dia terlalu bodoh untuk belajar sesuatu.
5. Walt Disney pernah dipecat oleh seorang redaktur surat kabar karena kekurangan ide.
6. Semasa Sylvester Stallone menjalani ujian di Universitas Dexel, dia diberitahu bahwa peluang masa depannya hanyalah sebagai seorang tukang reparasi elevator. Dengan demikian ayahnya yang sering memukul mengatakan bahwa dia adalah seorang anak yang tidak bisa diharapkan
7. Akio Morita, pendiri SONY Corporation adalah murid yang bodoh. Ia ­menempati peringkat terakir dari 180 murid di kelas ilmu pastinya.
8. Pendiri Federal Express pernah diberitahu bahwa idenya tidak masuk akal dan diberi nilai merah (tidak lulus) oleh profesor di universitasnya. Tiga ­puluh tahun kemudian, Federal Express menjadi sebuah perusahaan ­ekspedisi ekspres yang terbesar di dunia dengan 128.000 orang karyawan dan mempunyai modal lebih dari US$ 7 miliar.